Keanekaragaman Jenis Ikan (Cypriniformes: Cyprinidae) di Sungai Batang Tembesi Kabupaten Merangin

Main Article Content

Papario Anggara

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya data mengenai keanekaragaman jenis ikan di Sungai Batang Tembesi Kabupaten Merangin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis ikan family cyprinidae dan bagaimanakah keanekaragaman jenis ikan famili cyprinidae di Sungai Batang Tembesi Kabupaten Merangin. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2019, yang dilakukan dalam tiga tahapan. Tahap pertama yaitu tahap pengoleksian sampel yang dilakukan di Sungai Batang Tembesi Kabupaten Merangin dengan membagi lokasi penelitian menjadi 3 stasiun. Penentuan stasiun dilakukan menggunakan teknik Purposive Sampling yaitu, peneliti menyesuaikan lokasi dengan karakteristik tempat hidup ikan.Pengoleksian sampel ikan dilakukan dengan menggunakan 3 alat tangkap, yaitu alat tangkap jala, alat tangkap jaring (Gill nett), dan alat tangkap pancing. Tahap kedua yaitu tahap identifikasi ikan yang dilaksanakan di Laboratorium Biologi STKIP YPM mengunakan buku Ikan Air Tawar di Ekosistem Bukit Tiga Puluh (Sukmono dkk, 2017), Fishes of the world (Nelson, 2016)dan Fishes of The Cambodian Mekong (Rainboth, 1996) dan jurnal-jurnal terkait. Tahap ketiga adalah tahap analisis data.Sampel yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan rumus indeks keragaman Shannon-Wiener (H’), indeks kekayaan jenis (DMg), dan indeks kemerataan spesies (E). Hasil penelitian yaitu tercatat 173 individu ikan (Cyprinidae) yang termasuk ke dalam 2 subfamili, yaitu Cyprininnae dan Danioinae, serta terdiri dari 9 genus yaitu Barbodes, Epalzeorhynchos,Hampala, Mystacoleucus, Tor, Schismatorhynchus, Labocheilos,Crossocheilus, dan Rasbora. Tergolong ke dalam 10 spesies ikan yaitu Barbades binotatus, Barbades lateristriga, Epalzeorhynches kalopterus, Hampala macrolepidota, Mystacoleucus marginatus, Tor sora, Schismatorhynchus heterorhynchus, Labocheilos falcifer, Crossocheilus cobitis, dan Rosbora elegans.,. Hasil analisis data nilai indeks keragaman Shannon-Wiener (H’) adalah 1,9023 (kriteria sedang), indeks kekayaan jenis (DMg) adalah 1,7464 (kriteria rendah), dan indeks kemerataan spesies (E) adalah 0,6341(kriteria stabil).

Article Details

Section
Articles

References

Andriyanto.2019. Studi Populasi dan Habitat Ikan Semah (Tor sp) di Sungai Napal Licin Kabupaten Merangin.2 (1): 6. ISSN: 2656-9582

Hasriyanti., Akhmad, R. dan Damayanti Buchori. 2015. Keanekaragaman semut dan pola keberadaannya pada daerah urban di Palu, Sulawesi Tengah. Jurnal Entomologi Pertanian. 12 (1) : 39-47.

J Putri S.K dkk.2014.Studi Kekerabatan Ikan Familia Cyprinidae yang Tertangkap di Sungai Serayu Kbupaten Bayumas. 1(2): 129-135.

Jukri, M., Emiyati dan Kamri, S. 2013. Keanekaragaman Jenis Ikan di Sungai Lamunde Kecamatan Watubanga Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Mina Laut Indonesia. 01(01): 23-37.

Rahmawaty, R. 2018. Keanekaragaman dan Kelimpahan Spesies Lepidoptera (Subordo Rhopalocera) pada Daerah Penyangga di Kawasan Hutan Adat Guguk Kabupaten Merangin.Skripsi.Bangko:Prodi Pendidikan Biologi STKIP YPM.

Sukmono, T dan Margaretha, M. 2017. Ikan Air Tawar di Ekosistem Bukit Tiga Puluh.Yayasan Konservasi Ekosistem Hutan Sumatera dan Frankfurt Zoological Society. ISBN: 978-602-51102-0-7.

Sukmono, T dkk. 2013. Ikhtiofauna di Perairan Hutan Tropis Dataran Rendah, Hutan Harapan Jambi.Jurnal Iktiologi Indonesia. 13(2):161-174.